Waspadalah..!! Gerakan Yahudinisasi

Wahai saudara-sadaraku bergeraklah, jika menemui adanya makam palsu maupun makam yang di belok-belokan nasab serta kesejarahanya juga lawan semua narasi pengkaburan sejarah bangsa. Jangan sampai anak cucu kita nanti tidak tahu asal usul leluhurnya serta kesejarahan bangsanya. Saat ini sudah terjadi di negri Palestina, bahwa Yahudinisasi ada pada semuai lini.

Zionis Israel membuat ribuan kuburan Yahudi palsu di lahan sekitar Masjid al-Aqsa dengan dalih “sedang melaksanakan pekerjaan perbaikan dan pemeliharaan, serta penggalian baru” dalam upaya menguasai Palestina dan tanah abadi Islam. Demikian disebutkan Yayasan Tanah Abadi dan Warisan Al-Aqsa dalam laporannya.

“Pendudukan Israel di Yerusalem melakukan kejahatan yang sangat buruk di tanah Palestina, di lahan abadi Muslim, dan itu dilakukan dengan cara menanam ribuan kuburan Yahudi palsu di situs ini,” kata Abdel Majeed Muhammad dari Yayasan Aqsa.

“Apa yang kita ketahui terhadap orang-orang Silwan, bahwa hanya ada sedikit kuburan Yahudi (di sekitar Masjid Aqsa). Penjajah Israel sedang mencoba melakukan cara paksa mengontrol tanah abadi Palestina melalui menanamkan 3.000 kuburan. “

“Ini adalah paradoks terbesar, di satu sisi Israel buldozer kuburan Muslim di Yerusalem, di lain pihak menanam ribuan kuburan Yahudi palsu,” kata Mohammad.

Dia menambahkan bahwa ribuan batu nisan Yahudi ditanam di sekitar masjid untuk menunjukkan kuburan, tapi di bawahnya tidak ada tubuh, atau kerangka. seperti dilansir Al Arabiya, Selasa (22/05/2012)

Ketua Komite Masjid Al Aqso dan Yerusalem dari Dewan Legislatif Palestina, Ahmad Abu Halabiyeh MP menyebut bahwa otoritas pendudukan Israel membangun kuburan palsu di sekitar Masjid Al Aqso. Ini adalah upaya Israe untuk memalsukan “bukti” untuk “membuktikan” kehadiran bersejarah Yahudi di kota suci Palestina, Arab dan Islam.

“Baru-baru ini, pendudukan Israel telah membangun ratusan makam untuk membuktikan bahwa keberadaan Yahudi sudah ada sejak ratusan tahun lalu,” kata Abu Halabiyeh

Israel telah membangun 300 makam palsu di Jabal Al-Zaytoun, timur Masjid Al-Aqsha, kemudian 200 makam di Wadi Al Hilwa di Silwan, selatan masjid. Israe juga membangun ratusan makam lainnya di berbagai wilayah di Yerusalem yang diduduki, terutama di Kota Tua. Anggota parlemen menunjukkan bahwa makam-makam ini dibangun selama dua tahun terakhir. Ada satu daerah, katanya, bahkan disebut “Pemakaman Yahudi”.

“Ini jelas merupakan distorsi sejarah, sekaligus bukti bahwa Israel adalah penyusup,” tambah Abu Halabiyeh. dilansir dari Middle East Monitor, Rabu (9/11/2022).

Meskipun ada klaim sempitnya area untuk memakamkan orang-orang Yahudi di al-Quds atau Yerusalem, sejumlah besar makam di dalam pemakaman Bukit Zaitun adalah makam semu yang ditandai dengan bintang heksagonal di atas tanah tanpa ada mayat di bawahnya. Bahkan batu-batu nisan kuno dibawa dari luar pemakaman dan diletakkan tersebar di seluruh pemakaman agar secara umum nampak ada jejak peninggalan Yahudi di atasnya.

Warga al-Quds menegaskan bahwa pemakaman ini setiap hari berkembang dengan cepat tanpa ada jenazah atau proses pemakaman. Warga melihat alat-alat penggalian makam dan diberi semen di dalamnya, kemudian di atasnya ada batu nisah dengan tulisan Ibarani kemudian di atasnya di beri batu-batu untuk mengisyaratkan sudah terisi. Pemakaman ini juga mendatangkan keuntungan besar bagi lembaga-lembaga keagamaan Israel yang memberi kesempatan kepada orang Zionis di seluruh dunia untuk membeli kuburan kosong untuk kakek dan neneknya yang dimakamkan di luar Palestina.

Pendudukan Israel berusaha memberikan karakteristik Yahudi terhadap berbagai lini kehidupan publik, sejarah, dan warisan Palestina, setelah studi ilmiah dan sejarah telah membuktikan ketidakabsahan narasi Yahudi tentang haknya di Palestina. Pendudukan Israel kemudian memalsukan sejarah dan warisan Palestina demi manfaatnya sendiri, melegitimasi pendudukan Israel di tanah Palestina.

Pemalsuan peninggalan sejarah dan warisan peradaban manusia di bumi Palestina terus dilakukan pendudukan Israel secara terstruktur dan sistematis. Israel tidak hanya puas dengan merampas tanah, menghancurkan bangunan, dan menggusir penduduk tapi mereka berusaha dengan kuat untuk mendistorsi sejarah Palestina di buminya sendiri.

Apa pentingnya mengubur sejarah bangsa Palestina? Mengapa Israel mengaitkan setiap situs peninggalan agama Islam dengan cerita Talmud Yahudi? Apa yang kemudian sampai merugikan Israel, jika kuburan muslim tetap berada di Yerusalem yang diduduki, tidak dihancurkan atau dipindahkan? Jawabannya satu. Israel bertujuan untuk melakukan Yahudinisasi dan menyangkal hak-hak historis bangsa Palestina di tanahnya sendiri.

Aksi ini dimulai dengan Yahudisasi Yerusalem dengan segala warisan peradaban dan kesuciannya, kemudian di Hebron dan sejumlah kota tua Palestina lainnya. Zionis Israel bahkan telah sampai pada titik pemalsuan makanan dan pakaian sebagai identitas penduduk Palestina. Israel mencoba untuk merampas dan menjadikannya sebagai identitas asli Israel.

Proses Yahudisasi sejarah Palestina ini tidak sia-sia. Prosesnya dilakukan secara terstuktur, massif, dan menyeluruh yang mencakup semua lini kehidupan Palestina, dari dulu hingga sekarang. Imbasnya, hal ini perlahan mulai menumbuhkan kesan dugaan sejarah Yahudi di Palestina yang mendukung klaim palsu Israel terhadap hak mereka atas tanah bangsa Palestina.

Metode ideal yang dilakukan pendudukan Israel dalam proses pemalsuan dan Yahudisasi biasanya dimulai dengan pengendalian ruang dan tempat terhadap situs arkeologi agama maupun sejarah bangsa Palestina, sehingga yang pertama adalah aneksasi atau pendudukan Yerusalem menggunakan kekuatan militer, pemalsuan sejarah, dan Yahudisasi.

 

Waallahu Alam




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *